Serangan Iran ‘Terbatas’ dan Hanya Targetkan Situs Militer Israel

- 15 April 2024, 17:58 WIB
Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian.
Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian. /Foto : ANTARA/REUTERS/Issei Kato/Pool/pri. (REUTERS/ISSEI KATO)

 

 

DESK DIY - Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir Abdollahian mengatakan serangan balasan Iran hanya menargetkan situs militer Israel. "Iran tidak menyerang lokasi non-militer dalam serangan balasan," kata Amir-Abdollahian.

Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran menargetkan pangkalan militer tempat tentara Israel menyimpan pesawat F-35, tempat asal serangan terhadap gedung kedutaan Iran di Damaskus awal bulan ini, kata Amir-Abdollahian dalam konferensi pers di Teheran, Minggu (14 April 2024).

Pada Minggu dini hari (14 April 2024), Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) meluncurkan sekitar 300 rudal dan drone ke wilayah pendudukan Israel sebagai tanggapan atas serangan terhadap konsuler kedutaan Iran di ibu kota Suriah, yang menewaskan dua komandan militer senior dan lima petugas lainnya.

"Operasi tersebut menargetkan pusat intelijen dan mata rezim Zionis yang telah digunakan untuk mengarahkan semua operasi selama enam bulan terakhir, termasuk operasi baru-baru ini terhadap kedutaan Republik Islam Iran di Damaskus," kata Amir-Abdollahian.

Baca Juga: Dubes Iran di PBB : Operasi Militer Terhadap Israel Upaya Membela Diri

"Angkatan bersenjata kami tidak menargetkan pusat ekonomi atau populasi apa pun, bahkan dalam serangan terhadap pangkalan militer.... Ketelitian yang diperlukan telah diperhitungkan dalam menghadapi dan merespons rezim Zionis," tambahnya.

Menlu mengatakan bahwa Iran telah mengatakan kepada negara-negara regional, di mana AS memiliki pangkalan militer, bahwa satu-satunya tujuan dari operasi "sah" tersebut adalah untuk "menghukum" rezim Israel atas agresi mereka terhadap wilayah diplomatik Iran.

Republik Islam, katanya, tidak berusaha menargetkan pangkalan atau personel militer AS di wilayah tersebut.

Halaman:

Editor: Chaidir

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah