Nyamuk Wolbachia Bertambah, Penyakit Demam Berdarah Bisa Berkurang

- 12 Januari 2024, 07:44 WIB
Manfaat nyamuk Wolbachia.
Manfaat nyamuk Wolbachia. /Ilustrasi Kemenkes

Monitoring Wolbachia

Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta terus memastikan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang banyak ditemukan saat musim pancaroba atau musim hujan seperti saat ini dapat turun secara signifikan dengan berbagai upaya yang dilakukan.

Salah satunya dengan mengajak para kader DBD di wilayah untuk selalu memberikan edukasi dan sosialisasi penanganan DBD.
Selain itu, Dinkes Kota Yogyakarta juga bekerjasama dengan UGM dalam monitoring secara berkala mengenai populasi nyamuk wolbachia di Kota Yogyakarta.

Baca Juga: Perpaduan Suasana Tradisi dan Prosesi Keagamaan Dalam Pernikahan Keluarga Pura Pakualaman Yogyakarta

“Saat ini DBD di Kota Yogyakarta merupakan yang paling rendah se-DIY. Hal ini karena adanya kegiatan dari kader dan warga dalam menanggulangi terjadinya penyakit DBD,” jelas Programmer Kegiatan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit DBD Dinkes Kota Yogyakarta, Rubangi saat ditemui di sela kegiatan monitoring berwolbachia, Kamis 11 Januari 2024.

Hingga akhir Desember 2023, Rubangi mengungkapkan, kasus DBD di Kota Yogyakarta mencapai 88 kasus. Kasus DBD ini merupakan yang terendah sejak tahun 2022 yang berjumlah 180 kasus DBD di Kota Yogyakarta.

“Saya berharap nyamuk wolbachia persentasenya bertambah sehingga kasusnya menurun dan tentunya akan mengurangi pelaksanaan anggaran khususnya pelaksanaan fogging di Kota Yogyakarta,” ujarnya.

Baca Juga: Masalah Regenerasi Petani Melanda Berbagai Negara

Ia menambahkan, tidak hanya pemerintah dan para kader yang melakukan berbagai upaya untuk mencegah penyebaran penyakit DBD dan mencegah perkembangan nyamuk. Tetapi warga Kota Yogyakarta juga diharapkan menerapkan hidup sehat dan melakukan 3M, yaitu Menguras, Menutup dan Mengubur. Dimana nyamuk DBD ini menyukai adanya genangan air yang terdapat pada lubang atau barang-barang bekas akan digunakan untuk tempat berkembang biak nyamuk.

Seperti diketahui Wolbachia merupakan bakteri alami. Bakteri ini merupakan bakteri Gram negatif yang secara alami ada pada serangga seperti kupu-kupu, lalat, dan lebah. Wolbachia merupakan salah satu teknologi biologis untuk pengendalian nyamuk demam berdarah. ***

 

Halaman:

Editor: Chaidir

Sumber: jogjakota.go.id


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah