Dirjen EBTKE Klaim Ada Pergeseran Penggunaan Energi dari Fosil ke Energi Terbarukan

- 30 Maret 2023, 14:51 WIB
Dirjen EBTKE Dadan Kusdiana Paparkan Tren EBT Global
Dirjen EBTKE Dadan Kusdiana Paparkan Tren EBT Global /Galuh Candra/

DESK DIY - Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Dadan Kusdiana mengungkapkan bahwa tren global saat ini menunjukkan masyakarat dunia akan bergeser ke energi yang semakin bersih.  

Tren global ini sudah mulai diikuti perusahaan-perusahaan yang bisnisnya bergerak di bidang kemigasan dengan bergeser ke arah penyediaan energi bersih.

“Tren global menunjukkan pergeseran kepada energi yang semakin bersih. Dalam periode 5-6 tahun terakhir, perusahaan-perusahaan migas dunia melakukan transaksi yang demikian besar untuk bergeser menjadi pemain di bidang EBT. Sejak tahun 2015 kita juga sudah melihat penyediaan energi khususnya listrik di dalam negeri yang berasal dari EBT selalu lebih tinggi dibandingkan penyediaan energi yang berasal dari fosil. Hal ini menjadi salah satu bentuk bahwa transisi energi sudah terjadi di dunia atau di negara Barat terutama negara maju dan semakin besar di tahun 2020,” tuturnya pada webinar Prospek dan Tantangan Energy Transition Mechanism (ETM) dikutip Kamis, (30/3/2023).

Baca Juga: IBC, PLN dan Manufaktur Sepakat Standarkan Baterai Motor Listrik

Kalau kita bicara terkait persentase pembangkit yang ada di Indonesia, lanjut Dadan, yang sifatnya fosil hanya sekitar 17% dan sisanya merupakan pembangkit berbasis energi baru terbarukan. Oleh karenanya bagaimana Indonesia ke depan dapat memanfaatkan momentum ini, dengan potensi yang sedemikian besar dan mempunyai pertumbuhan yang tinggi dikombinasikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dadan juga mengungkapkan bahwa berdasarkan simulasi yang telah dilakukan, Indonesia akan menjadi negara yang mencapai net zero emission (NZE) pada tahun 2060.

“Emisinya itu netral, bukan artinya tidak bisa mengeluarkan emisi, tetapi kalau dijumlah antara yang mengeluarkan emisi dengan yang menyerap emisi itu akan nol. Berdasarkan simulasi yang sudah dilakukan, sektor energi ini masih akan mengeluarkan emisi sebesar 129 juta ton di 2060. Ini nanti akan di offset dengan yang ada di sektor kehutanan dan pertanian dimana secara total di tahun 2060 itu tetap karbon netral,” terangnya.

Baca Juga: Masjid-Masjid Paling Terkenal di Israel

Lebih lanjut Dadan menjelaskan, untuk mencapai target NZE sektor energi pada tahun 2060, yang utama harus dipastikan adalah mengurangi emisi NZE yaitu 93% dari Business as Usual (BaU) dilakukan melalui optimalisasi suplai dengan EBT dan demand dengan menerapkan efisiensi energi.

Halaman:

Editor: Galuh Candra


Tags



Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

PRMN TERKINI

x